Connect with us

Kota Kupang

Upaya Pemprov NTT Bangkitkan Ekonomi Warga Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Berita Terupdate

Published

on

OECUSSE– Untuk meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan antara NTT dengan Timor Leste, Pemerintah Provinsi NTT akan membuka kantor perdagangan di Dili, Timor Leste.

“Yang pasti dalam tahun ini, NTT akan membuka kantor perdagangan di Dili. Pemerintah Provinsi NTT sangat serius menjalin kerjasama ke arah ini sehingga pembangunan ekonomi perbatasan dapat berkembang pesat,” ujar Viktor usai acara Peresmian Bandara Internasional Rota do Sandalo, Distrik Administrasi  Khusus Oecusse Timor Leste, Selasa (18/6/2019).

Baca juga : NTT Luncurkan Minuman Keras Sophia, Kadar Alkohol Hingga 40 Persen

Viktor dan Wakil Gubernur NTT, Josef  Nae Soi bersama bupati sedaratan Timor berkunjung ke Oecusse untuk memenuhi undangan pemerintah Timor Leste dalam rangka peresmian Bandara Internasional Oecusse.

Menurut Viktor, NTT dan Timor Leste memiliki hubungan kultural dan sosial yang sangat kental. Karena punya akar budaya sama dan memiliki hubungan sosial budaya yang baik.

“Kalau sudah dekat dengan hati pasti semua yang lain akan lancar. Kalau tidak cocok dengan hati, apapun salah. Hubungan interaksi emosional kita temukan dulu. Kita sedang membangun komunikasi yang baik dengan Xanana, Fransisco Guterres, Mari Alkatiri dan tokoh-tokoh Timor Leste lainnya,” jelasnya.

NTT akan berupaya membangun hubungan perdagangan secara langsung dengan Timor Leste. Hubungan triangle Kupang-Dili-Darwin pasti akan dijajaki secara serius.

Sebagai sebuah negara, Timor Leste memiliki kuota ekspor yang besar. Hal ini menjadi peluang kerjasama perdagangan terutama untuk mennghidupkan daerah perbatasan.

“Kuota yang besar ini dapat kita optmalkan melalui pembicaraan yang matang, supaya bisa terpakai semua kuota ekspor. Ini yang akan kita diskusikan dalam Joint Border (kerjasama perbatasan),” katanya.

Buka Akses di Pos Batas

Menurut Viktor, untuk memperlancar jalur perdagangan langsung, persoalan administrasi di pos batas antara kedua negara akan dirapikan. Sehingga tidak menjadi penghambat interaksi antara dua negara baik dalam sosial budaya maupun ekonomi.

“Banyak pengeluhan, !da yang keluar masuk pintu (batas) masih terkena biaya tambahan kendaraannya. Kita akan duduk bersama agar kita buat satu pemahaman. Sehingga harganya sama, modelnya sama untuk hal ini. Tidak ada lagi perbedaan antara Timor Leste dan Indonesia,” jelas politisi Nasdem tersebut.

Baca juga : Tangan Dingin Viktor Laiskodat Selesaikan Konflik Tapal Batas di SBD 

Ia menambahkan, hal lain untuk menghidupkan ekonomi perbatasan adalah pengembangan pasar perbatasan. Harus disiapkan budaya pasar terlebih dahulu sehingga bisa terisi dengan komoditas rakyat dari NTT dan Timor Leste.

“Kita sudah bangun pasar di Motain dan Motamasin. Di Napan juga akan kita bangun. Kita siapakan agar budaya pasar hidup. Kita akan isi dengan baik sehingga komoditas pasarnya hidup,” imbuhnya.

Jembatan Penghubung

Viktor menyatakan dukungan dan apresiasi yang besar atas kehadiran bandara internasional Oecusse, karena tidak hanya bermanfaat bagi Timor Leste tetapi juga untuk NTT.

Menurut dia, kehadirannya bersama  Wakil Gubernur NTT serta seluruh bupati daratan Timor merupakan bentuk dukungan nyata terhadap geliat pembangunan yang  gencar dijalankan pemerintah Timor Leste khusunya distrik Oecusse.

“Sebagai Gubernur,  saya mengapresiasi kebangkitan dari Timor Leste khususnya Oecusse yang telah maju luar biasa. Saya sangat senang Oekusi telah punya Bandara Internasional. Kita akan dorong agar penerbangan ke sini semakin meningkat dan kerjasama antara kedua negara dapat berjalan lancar,” katanya.

Baca juga : NTT Ekspor 25 Ton Rumput Laut ke Argentina

Ia mengatakan, pemerintah NTT dan Distrik  Oecusse sudah bertekad membangun infrastruktur jalan  menuju perbatasan khususnya ke Oepoli.

“Sebentar lagi, Oecusse dan NTT akan bersama-sama bangun jembatan yang hubungkan Oepoli dan Oekusi. Jadi kalau datang Kupang tidak lagi lewat Kefa tapi langsung tembus Kupang. Kita adalah bersaudara, mari kita saling mendukung dalam pembangunan menuju kesejahteraan bersama,” pungkas Viktor. (Terupdate/L6)